Lorong Gelap

Pada suatu masa,
Aku mencoba masuk dalam sebuah lorong
Yang gelapnya membutakan mata
Dan tutupi jalan pulang kepadaNya

Entah Lucifer apa yang menghasutku
Hingga aku berani mencoba memasukinya
Yang membuat jiwaku bahagia dalam kesemuan
Mengusir kebosanan untuk mencari kebahagiaan

Kebahagiaan adalah kamuflase dari kegelapan
Yang membuatku ingin terus masuk dan masuk lebih dalam
Menjelajahi jiwa yang kesepian
Yang membuat aku ketagihan

Persimpangan demi persimpangan
Kulalui dengan kenikmatan sesaat
Hingga puncak dosa mendera jiwa
Lelah,bosan, berdosa, dan terlanjur

Dan suatu ketika aku ingin pulang
Dari gelapnya lorong yang membutakan mataku ini
Aku terjatuh dan terluka
Hingga cacat mendera jiwa

Aku sudah terlalu jauh di dalam lorong gelap
Dan jiwaku sudah cacat
Sukmaku tak lagi suci
Namun aku mencoba menanti
Akan setitik cahayaMu
menuntunku kembali pulang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s